Hj. Endang Sujatmiasih: Distributor Minyak Goreng Terbesar di Purwokerto Jawa Tengah dengan Kepeduliannya yang Konsisten pada “Wong Cilik”

0
268

 

 

Hj. Endang Sujatmiasih: Distributor Minyak Goreng Terbesar di Purwokerto Jawa Tengah dengan Kepeduliannya yang Konsisten pada “Wong Cilik”

 

Purwokerto Jateng, Rabu 02 Maret 2022

Wanita pengusaha tangguh kelahiran tahun 1964 ini masih exist sampai saat ini. Kisah kehidupan masa kecil sebagai puteri Kepala Desa di kabupaten Banjarnegara sangat membekas dalam ingatannya.

 


Melihat keseharian masyarakat prasejahtera dari akar rumput saat itu di desa Nderik, Karangjati Banjarnegara masih gelap gulita tiap sore hanya diterangi lampu teplok untuk belajar karena belum masuk PLN.

 

 

Dari kecil dibiasakan hidup sederhana berjuang berjalan kaki pulang pergi ke SMP dengan jarak tempuh lumayan jauh. Bahkan kebiasaan anak-anak bersekolah masa itu tidak pernah membawa bekal uang atau makanan saat bersekolah.

 

 

 

Tak peduli musim hujan maupun musim panas dengan jalan kaki di jalan berbatu yang dilalui tidak semulus jalan aspal saat ini. Dengan menggunakan sepatu dan seragam sekolah ala kadarnya. Sepeda merupakan barang mewah pada masa itu tidak semua pelajar SMP memilikinya. Usai SMP dia melanjutkan SMA yang lokasinya tak jauh dari SMP N1 Purworejo Klampok, Banjarnegara almamaternya.

Selepas kuliah di Fakultas Ekonomi Unsoed pernah bergabung di Unilever. Sebelum akhirnya membulatkan tekadnya untuk mendirikan usaha bersama suami tercintanya yaitu H. Suworo.

Hj. Endang Sujatmiasih dikarunia seorang putera yang sudah menikah dan memiliki seorang cucu. Putera dan menantunya ikut begabung mengurus perusahaannya disamping menggeluti hoby bermusiknya mendirikan “Hyndia Music. Berbagai macam usaha Hj. Endang didukung suami, adik-adiknya dan puteranya dari konstruksi, menyewakan alat-alat berat dan lain-lain dengan pengerjaan proyek sampai ke luar pulau Jawa, Kalimantan, Papua. Distributor minyak goreng, distributor Coca cola.

Menekuni usaha distributor minyak goreng dari tahun 2008 dan saat ini termasuk distributor minyak goreng merk “Hemart” terbesar di Jawa Tengah tidak membuatnya menjadi pribadi yang angkuh ataupun sombong.

Perhitungannya adalah mengutamakan matematika akherat sehingga kadang menjadi kontroversi bagi team manajemennya. Dalam moto kehidupannya adalah sebaik-baik manusia adalah bermanfaat bagi sesamanya.

 

Dalam berbisnis bukan keuntungan semata yang ingin dia raih. Guyub rukun dan berkompetisi secara sehat untuk menjalin silahturahmi. Sering mengadakan operasi pasar minyak goreng dengan harga subsidi di kalangan “wong cilik” yang terkadang melawan arus dunia. Tanpa bermaksud menjaring konstituen untuk mendapat dukungan maju ke gelanggang politik.

Saat diwawancarai setelah mengadakan “operasi senyap” minyak goreng dengan harga bersubsidi adil dan merata hari Rabu, 02 Maret 2022 untuk para alumni Espiji 80 SMP Negeri 1 Purworejo Klampok, Banjarnegara. Adapun team operasi senyap adalah rekan-rekan semasa SMPnya yaitu : Supardi, Budi Mulia, Roh Suci dkk.

Beliau mengemukakan rasa bersyukur bahwa masih diberi kesempatan berbagi untuk sesama yang sedang membutuhkan atas bisnis yang dilakoninya. Semua itu hanya atas kemurahan Allah SWT dan dia tetap menjadi pribadi yang takut akan Allah SWT, sehingga dalam kesempatan emas saat minyak goreng langka dan mahal tetap menjual dengan harga murah bersubsidi dan mengadakan operasi/bazar di pasar-pasar maupun di desa-desa walaupun diduga banyak yang kontra dengan kebijakannya tersebut.

Jadi tidak semua distributor minyak goreng saat ini menimbun dengan tujuan yang tidak baik, sehingga di cari-cari kesalahannya. Semua itu tergantung pada akhlaq dan budi pekertinya, tukasnya pula.
Jika dilihat dengan seksama justru saat ini di warung-warung besar banyak juga yang beredar minyak goreng dengan harga per liter yang lumayan cukup tinggi di atas harga subsidi.

Dalam berbisnisnya apakah pernah menemui kegagalan? Hj. Endang Sujatmiasih menjawab, berkecimpung di bisnis menghadapi banyak sifat dan karakter manusia. Dirinya pernah ditipu oleh customernya dengan nilai yang cukup fantastis dan ditegur oleh team manajemennya. Namun prinsip hidupnya berbisnis adalah mencari Ridha Allah SWT pasti Allah SWT yang akan mengganti kehilangan materi akibat ditipu oleh rekan bisnisnya. Dan hal itu sungguh di luar perkiraannya.
mendapat amanah dan anugerah setelah kejadian itu. Sehingga dia sampai saat ini dapat tegak berdiri hanya karena kemurahan Allah SWT, ujarnya pula.

Cerdik cendekia dalam bidang akademis, pengusaha crazy rich, pejabat yang sukses dalam berbisnis jumlahnya sangat banyak tak terhitung di negeri ini. Namun orang baik yang peduli dengan kesejahteraan “wong cilik” makin langka di bumi Nusantara negeri tercinta ini. Banyak yang semakin kaya menjadi semakin tamak dengan dunia, padahal mati tak ada yang dibawa dan mereka sekali makan hanya satu piring sama seperti kita. Betapa hati Hj. Endang Sujatmiasih yang sering dijuluki Dinas Sosial oleh team manajemennya maupun orang-orang disekelilingnya.

Saat harga minyak goreng naik, yang bersubsidi langka di pasaran dia sangat trenyuh tatkala menengok keadaan sekelompok warga di kampungnya dan dibeberapa kampung, mereka mengkonsumsi sayur rebus setiap hari hal itu memang sehat terlihatnya namun mungkin bosan juga karena keadaan lah membuat mereka mencoba bertahan untuk survive.

(Lili Judiarti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here