Pilarnkri.com
Jakarta — Dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025, sebuah seminar nasional bertajuk “BGN Talk Show: Satukan Aksi Basmi Korupsi” diselenggarakan di Hotel Aryaduta, Jalan Menteng Raya, Jakarta, pada Jumat (5/12/25). Kegiatan ini bertujuan memperkuat komitmen bersama dalam pemberantasan korupsi dengan melibatkan multipihak dari berbagai sektor.
Acara ini dihadiri oleh akademisi, tokoh masyarakat, peneliti, perwakilan LSM, stakeholder pemerintah, serta unsur masyarakat sipil yang selama ini aktif mengawal agenda transparansi dan akuntabilitas publik.
Dalam sesi diskusi inti, hadir sejumlah narasumber nasional yang memberikan pandangan strategis terkait upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Adapun moderator dan narasumber yang mengisi kegiatan ini antara lain:
1. David Silahooey – Moderator
2. Abraham Samad – Tokoh Antikorupsi, mantan Ketua KPK
3. Seira Tamara – Peneliti ICW
4. Ganjar Laksmana – Pemerhati Kebijakan Publik
5. Bambang Widyoko – Praktisi Tata Kelola Pemerintahan
Mengusung tema “Mulai dari Gizi, Wujudkan Negeri Anti Korupsi”, seminar ini menekankan bahwa integritas harus ditanamkan sejak dini, termasuk melalui kecukupan nutrisi untuk membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Pesan ini diperkuat oleh para narasumber yang menilai bahwa pemberantasan korupsi membutuhkan pendekatan multidisipliner, tidak hanya dari aspek hukum, namun juga pendidikan, sosial, hingga kualitas sumber daya manusia.
Dalam diskusi, para pembicara memberikan pandangan bahwa komitmen kolektif antara pemerintah, masyarakat sipil, dan sektor pendidikan sangat dibutuhkan untuk membangun budaya antikorupsi yang berkelanjutan. Kolaborasi lintas sektor disebut sebagai langkah fundamental untuk mencegah praktik korupsi sejak akar persoalan.
Melalui pelaksanaan seminar ini, diharapkan semakin banyak pihak yang terlibat aktif dalam gerakan antikorupsi dan turut menjaga integritas di semua lini kehidupan. Hakordia 2025 menjadi momentum penting bagi semua elemen bangsa untuk menyatukan aksi dalam membangun Indonesia yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

















