Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
GAYA HIDUPHiburan

Bikin Penonton Baper di Gala Premiere Enam Kota Simak 3 Alasan Kenapa Film “Dan Bandung” Akan Jadi Standar Baru Film Romansa Remaja Indonesia

1987
×

Bikin Penonton Baper di Gala Premiere Enam Kota Simak 3 Alasan Kenapa Film “Dan Bandung” Akan Jadi Standar Baru Film Romansa Remaja Indonesia

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pilarnkri.com

 

Example 300x600

Jakarta, 5 Agustus 2026 Menjelang penayangannya pada 20 Agustus 2026, antusiasme terhadap film “Dan Bandung” semakin tak terbendung. Disutradarai oleh sineas legendaris Rudi Soedjarwo dan diadaptasi dari semesta puitis Pidi Baiq, film produksi Verona Films ini menjanjikan pengalaman menonton yang akan membuat penonton susah move on.

Hal ini terbukti dari gala premiere yang telah diadakan di Surabaya, di mana para penonton pertama film Dan Bandung merasakan langsung sensasi kebaperan yang dibawakan romansa Basil dan Elma di film ini. Menanggapi antusiasme ini, film Dan Bandung akan mengadakan gala premiere di kota Semarang (7/8), Yogyakarta (8/8), Makassar (9/9), Jakarta (12/8) dan Bandung (15/8) menjelang rilisnya pada 20 Agustus nanti.

Jika kamu masih ragu untuk memasukkan film ini ke dalam daftar tontonan wajibmu, berikut adalah 3 hal menarik yang membuat “Dan Bandung” sangat patut dinantikan:

1. Sentuhan Magis Adaptasi Karya Pidi Baiq

Berbicara tentang romansa remaja yang membekas di hati, nama Pidi Baiq (atau yang akrab disapa Ayah Pidi) selalu berada di urutan teratas. Rekam jejak karya Pidi Baiq yang diangkat ke layar lebar selalu mendulang kesuksesan luar biasa.

Ingat bagaimana trilogi Dilan 1990, Dilan 1991, dan Milea: Suara dari Dilan sukses mengumpulkan puluhan juta penonton dan menciptakan tren budaya pop baru di Indonesia? Begitu pula dengan Ancika: Dia yang Bersamaku 1995.

Karya-karya Pidi Baiq selalu memiliki DNA yang khas: puitis, sedikit nyeleneh, namun sangat relevan dan menyentuh sisi paling emosional dari masa muda. “Dan Bandung” dipastikan membawa nyawa yang sama. Kisah Basil dan Elma tidak hanya menawarkan romansa asmara, tetapi juga dialog-dialog ikonis yang dijamin akan segera meramaikan kutipan di media sosialmu.

2. Romantisme Ala Kota Bandung yang Tak Pernah Gagal

Ada pepatah yang mengatakan bahwa Bandung diciptakan saat Tuhan sedang tersenyum. Dalam industri hiburan Indonesia, menjadikan Bandung sebagai latar cerita adalah sebuah “formula sukses” yang hampir tidak pernah gagal memancing rasa nostalgia.

Kota Bandung telah berulang kali membuktikan magisnya sebagai latar karya romansa yang sukses mencetak sejarah, mulai dari fenomena box office jalanan era 90-an dalam semesta Dilan & Milea yang menyulap sudut-sudut kotanya menjadi destinasi wisata kenangan.

Pesona Bandung sebagai pusat kreativitas dan dinamika kehidupan mahasiswa perantau yang otentik juga terekam sempurna lewat karya ikonis seperti Perahu Kertas dan Jomblo, sementara pesona lanskap alamnya sukses menjadi saksi bisu kisah romansa yang menguras air mata dalam film fenomenal Heart.

Rangkaian mahakarya lintas generasi ini mengukuhkan status Bandung sebagai ruang nostalgia yang tak pernah gagal menghidupkan emosi dan kisah cinta yang melegenda di hati masyarakat Indonesia.

Dalam film “Dan Bandung”, sutradara Rudi Soedjarwo menjadikan sudut-sudut kota, seperti kolong jembatan Alun-alun yang syahdu, sebagai saksi bisu perjuangan cinta terlarang antara Basil dan Elma. Romantisme laid-back khas Bandung di film ini akan membuat siapa saja yang pernah jatuh cinta (atau patah hati) di kota ini merasa seolah pulang ke rumah.

3. Tangan Dingin Rudi Soedjarwo: Menanti Lahirnya Ikon Baru Perfilman

Jika kita menengok ke belakang pada tahun 2002, industri film Indonesia pernah diguncang oleh rilisnya Ada Apa dengan Cinta? (AADC). Sutradara di balik mahakarya tersebut adalah Rudi Soedjarwo.

Lewat AADC, Rudi dengan tangan dinginnya sukses mengorbitkan Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra menjadi ikon romansa yang melegenda dan bintang besar hingga hari ini.

Kini, Rudi kembali dengan genre yang membesarkan namanya. Menariknya, Rudi kembali menaruh kepercayaan pada aktor-aktor muda berbakat. Samo Rafael ditunjuk sebagai Basil, dan yang paling mencuri perhatian adalah Shanna Shannon yang memerankan Elma. “Dan Bandung” merupakan debut film layar lebar bagi Shanna.

Pertanyaan terbesarnya: Akankah chemistry antara Samo dan Shanna di bawah arahan Rudi Soedjarwo ini akan meledak dan menjadikan mereka “The Next Cinta & Rangga” bagi generasi sekarang? Melihat rekam jejak Rudi dalam memoles bakat mentah menjadi permata layar lebar, rasanya kita sedang bersiap menyambut lahirnya bintang besar baru di industri perfilman Indonesia.

Jawabannya bisa kamu temukan segera. ‘Dan Bandung’ dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 20 Agustus 2026. Tiket untuk penayangan spesial di Semarang, Yogyakarta, Makassar, dan Bandung sudah dapat dibeli. Segera tambah wishlist dan amankan tiketmu sekarang juga di TIX ID.

Supaya tidak ketinggalan informasi terbaru, update konten eksklusif, hingga peluncuran soundtrack, pastikan kamu sudah mengikuti akun media sosial resmi mereka di @filmdanbandung!

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *