Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
APOLEKSOSBUDPolitik

DPP Partai Ummat Secara Resmi Umumkan Jajaran Kepengurusan Partai, Ansufri ID Sambo Diangkat Menjadi Ketua Umum

1899
×

DPP Partai Ummat Secara Resmi Umumkan Jajaran Kepengurusan Partai, Ansufri ID Sambo Diangkat Menjadi Ketua Umum

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pilarnkri.com

 

Example 300x600

JAKARTA — Partai Ummat secara resmi memperkenalkan jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) baru periode mendatang lewat agenda Deklarasi dan Press Conference yang digelar di Jakarta pada Sabtu (26/9/2026). Skuad baru kepemimpinan ini dipimpin oleh Ir. H. Ansufri ID Sambo sebagai Ketua Umum, didampingi Haeikal, S.H. sebagai Ketua Harian, serta Muhammad Sadiq sebagai Sekretaris Jenderal.
Dalam pidato politik pertamanya sebagai Ketua Umum, Ansufri ID Sambo menegaskan bahwa estafet kepemimpinan ini bukan untuk memutus perjalanan yang telah dirintis pengurus sebelumnya, melainkan sebuah momentum Penyegaran dan penguatan mesin politik partai menuju Pemilu 2029.

“Alhamdulillah, kami bersyukur atas amanah baru ini. Kepengurusan baru bukan berarti memutus perjalanan sebelumnya. Kami sangat menghargai seluruh pengorbanan dan kontribusi jajaran pengurus terdahulu, khususnya Bapak Ridho Rahmadi dan Bapak Taufik Hidayat,” ujar Ansufri di hadapan para kader dan awak media.

Transformasi Budaya Kerja dan Budaya Pengabdian
Ansufri menyoroti pentingnya perubahan mindset internal. Menurutnya, perombakan struktur DPP bukan sekadar berganti nama di atas kertas, melainkan harus diiringi dengan lahirnya budaya kerja dan semangat perjuangan baru.
Ia mendorong seluruh kader untuk beralih dari budaya berburu jabatan menuju budaya pengabdian, dari sikap pasif/menunggu menjadi budaya bekerja aktif, serta mengikis ketergantungan pada figur tertentu dengan cara memperkuat sistem dan nilai organisasi.

“Dari saling menyalahkan menuju budaya saling memperbaiki. Kepengurusan baru ini harus berorientasi pada kerja sama yang lebih solid, bukan sekadar pergantian susunan pengurus,” tegasnya.
“Lawan Kezaliman” Dimulai dari Internal

Lebih lanjut, Ansufri kembali mengingatkan nilai dasar perjuangan Partai Ummat yang berlandaskan Islam Rahmatan lil ‘Alamin untuk menghadirkan keadilan dan kemaslahatan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Secara khusus, ia menggarisbawahi jargon utama partai, “Lawan Kezaliman, Tegakkan Keadilan”, yang menurutnya harus ditegakkan terlebih dahulu di dalam rumah tangga partai sendiri sebelum menyuarakannya ke luar.
“Slogan Lawan Kezaliman dan Tegakkan Keadilan tidak hanya berlaku keluar, tetapi juga di internal Partai Ummat. Tidak boleh ada kezaliman dan ketidakadilan antara pengurus pusat dengan wilayah, DPD, DPC, maupun PAC,” tegas Ansufri.

Dengan nakhoda dan semangat baru ini, Partai Ummat optimistis mampu membenahi konsolidasi internal, memperkuat basis massa di akar rumput, serta menyongsong kontestasi Pemilu 2029 dengan kesiapan penuh.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *