Kanal Distribusi Asuransi Kumpulan Avrist Assurance Bayarkan Klaim Senilai 424 Miliar

0
25

Kanal Distribusi Asuransi Kumpulan Avrist Assurance Bayarkan Klaim Senilai 424 Miliar

*Sepanjang tahun 2020, kanal distribusi asuransi kumpulan Avrist Assurance telah membayarkan klaim perlindungan kesehatan sebesar 397 miliar, dan klaim atas perlindungan jiwa senilai 27 miliar rupiah.

*Kanal distribusi asuransi kumpulan mencatatkan peningkatan pendapatan premi sebesar 541 miliar dari bisnis renewal, meningkat 43% dari perolehan tahun sebelumnya.

Jakarta, Pilarnkri.com

PT Avrist Assurance, perusahaan asuransi terkemuka di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 40 tahun, membayarkan klaim sebesar 424 miliar rupiah melalui kanal distribusi asuransi kumpulan atau Employee Benefit Division (EBD). Klaim sejumlah 424 miliar tersebut didominasi oleh klaim atas Group Medical Service, yakni perlindungan kesehatan untuk nasabah korporat sebesar 397 miliar, kemudian disusul dengan klaim atas Group Life Service senilai 27 miliar rupiah.

Kanal distribusi asuransi kumpulan atau EBD merupakan salah satu kanal distribusi yang dimiliki Avrist Assurance khusus melayani nasabah korporat. Dengan pembelian asuransi kumpulan, perusahaan dapat memberikan fasilitas berupa asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan, hingga asuransi jiwa kepada karyawannya secara kolektif.

Yasuo Sato, Direktur PT Avrist Assurance menyampaikan, “Avrist Assurance sebagai perusahaan asuransi terpercaya, selalu memprioritaskan pelayanan terbaik bagi nasabah kami. Pembayaran klaim ini merupakan salah satu wujud komitmen kami, yang selalu memenuhi tanggung jawab atas perlindungan kesehatan dan jiwa nasabah. Terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, banyak korporat yang sangat terbantu dengan adanya fasilitas perlindungan kesehatan, karena kami turut membayarkan biaya pengobatan pasien Covid-19”.

Selain perlindungan kesehatan, kanal distribusi asuransi kumpulan dari Avrist Assurance juga memberikan perlindungan jiwa. Melalui produk Group Term Life, yaitu di mana nasabah korporat dapat menambahkan manfaat asuransi jiwa bagi karyawannya.

Salah satu nasabah produk Group Term Life Avrist Assurance adalah PT Sriwijaya Air dan PT Nam Air (Sriwijaya Air Group) yang merupakan penyedia layanan penerbangan untuk masyarakat umum. “Musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu pada bulan lalu meninggalkan duka mendalam bagi kita semua. Pada kesempatan ini Avrist Assurance mengucapkan turut berbela sungkawa bagi seluruh keluarga korban. Selain itu, sebagai bentuk dukungan serta komitmen Avrist Assurance terhadap nasabah kami, Avrist Assurance telah membayarkan klaim atas perlindungan jiwa bagi seluruh awak pesawat yang bertugas pada penerbangan Sriwijaya Air SJ-182 tersebut, senilai lebih dari 10 miliar rupiah” ungkap Yasuo Sato.

Bisnis EBD sendiri mengalami tantangan yang cukup besar selama pandemi Covid-19 berlangsung. Tersendatnya pertumbuhan ekonomi di Indonesia memberikan dampak cukup besar bagi berbagai industri, sehingga banyak perusahaan harus mengurangi beban pengeluaran seperti biaya perlindungan kesehatan dan jiwa untuk karyawan.

Menjawab tantangan tersebut, kanal distribusi EBD menerapkan beberapa strategi yang dinilai efektif dalam meningkatkan jumlah premi, di antaranya adalah dengan mempertahankan existing nasabah korporat serta membidik usaha kategori menengah untuk terus mempertahankan profit.

Di tahun 2020, kanal distribusi asuransi kumpulan mencatatkan pendapatan premi dari bisnis renewal sebesar 541 miliar rupiah, meningkat 43% dari perolehan tahun sebelumnya yakni sebesar 379 miliar rupiah. Peningkatan premi ini bersumber dari pendapatan premi existingnasabah korporat, yang sebelumnya telah memercayakan Avrist Assurance sebagai penyedia jasa perlindungan karyawan.

Yasuo Sato melanjutkan, “Pendapatan premi untuk kanal distribusi EBD didominasi dari bisnis renewal, artinya premi ini berasal dari permintaan perpanjangan masa perlindungan dari existing nasabah korporat. Ini merupakan strategi sekaligus bukti pelayanan prima dari kami, sehingga nasabah korporat tetap setia bermitra dengan Avrist Assurance”.

Kanal distribusi EBD menawarkan berbagai perlindungan untuk nasabah korporat, mulai dari perlindungan jiwa, perlindungan kesehatan, perlindungan kecelakaan, perlindungan cacat tetap total, hingga perlindungan penyakit kritis. Manfaat perlindungan tersebut dapat dilakukan di lebih dari 850 rumah sakit rekanan Avrist Assurance, serta lebih dari 2.700 rumah sakit rekanan AdMedika.

Selain pelayanan kesehatan di Indonesia, nasabah korporat juga dapat memperoleh pelayanan kesehatan di luar negeri. Avrist Assurance bermitra dengan Sime Darby Medical Hospital, Malaysia dan SMG International Partners, Singapura. Nasabah dapat berobat dengan sistem pembayaran nontunai atau cashless maupun melalui sistem reimbursement.

Di tahun 2021 ini, kanal distribusi EBD akan membidik usaha kategori menengah serta menerapkan sistem prudent underwriting, artinya mempertimbangkan risiko secara menyeluruh, tidak hanya berdasarkan data rasio klaim.

“Strategi yang berfokus pada pelayanan untuk existing nasabah korporat tidak berhenti pada pelayanan asuransi kumpulan saja. Kami bersinergi dengan unit DPLK atau pengelolaan dana pensiun karyawan agar existing nasabah korporat dari kanal distribusi EBD juga dapat memperoleh pelayanan DPLK dari Avrist Assurance. Sehingga pelayanan dari kami lebih komprehensif, mulai dari perlindungan kesehatan karyawan, perlindungan jiwa, hingga dana pensiun karyawan”, ungkap Yasuo Sato.

Secara korporasi, Avrist Assurance telah mencatatkan rasio solvabilitas (RBC) sebesar 429% pada bulan Desember 2020, melebihi standar yang ditetapkan OJK sebesar 120%. Perusahaan juga dipercaya untuk mengelola aset dengan nilai lebih dari 11 triliun rupiah. Kemudian, Avrist Assurance juga menjalin kemitraan dengan Meiji Yasuda Life, yaitu pemimpin perusahaan asuransi jiwa di Jepang dengan pengalaman lebih dari 130 tahun.

“Kami tetap optimis untuk dapat tumbuh di tahun 2021 ini, mengingat program vaksinasi dari pemerintah sudah mulai berjalan, sehingga diharapkan ekonomi Indonesia dapat segera membaik. Sebagai perusahaan asuransi dengan kondisi finansial yang kuat, kami berkomitmen untuk senantiasa memberikan perlindungan dan pelayanan optimal bagi seluruh nasabah kami”, pungkas Yasuo Sato.

**SELESAI**

Tentang Avrist

PT Avrist Assurance (Avrist) adalah perusahaan asuransi jiwa patungan pertama di Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 1975, Avrist Assurance terus berkembang menjadi salah satu perusahaan asuransi jiwa terkemuka yang mampu bersaing di industri asuransi jiwa di Indonesia. Dengan pengalaman selama lebih dari 40 tahun, Avrist telah mengembangkan beberapa kanal distribusi antara lain Agency, Bancassurance, Employee Benefit, dan Syariah yang menyediakan produk-produk asuransi jiwa, asuransi kecelakaan dan kesehatan, asuransi berbasis syariah, asuransi jiwa kredit dan pensiun baik untuk perorangan maupun korporasi. Perkembangan bisnis Avrist juga tidak luput dari dukungan lebih dari 3,100 agen yang telah memiliki sertifikasi dan lebih dari 500 karyawan yang tersebar di 25 kantor pemasaran Avrist.

Pada tahun 2010, Avrist menjalin kemitraan dengan Meiji Yasuda Life Insurance Company yang merupakan salah satu pemimpin pasar industri asuransi jiwa di Jepang dengan pengalaman lebih dari 130 tahun. Avrist telah memiliki 2 (dua) anak perusahaan /subsidiary yaitu PT Avrist General Insurance dan PT Avrist Asset Management.

Dengan berlandaskan visi “Satu polis Avrist di setiap rumah tangga di Indonesia”, Avrist berkomitmen untuk memajukan kehidupan gemilang yang bermakna bagi karyawan, mitra bisnis dan nasabahnya. PT Avrist Assurance terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

***

(Hotben)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here