Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
APOLEKSOSBUDEkonomi

Prof. Hermanto Siregar Menilai Demokrasi Yang Baik Menjadi Salah Satu Fondasi Penting Bagi Pertumbuhan Ekonomi

1905
×

Prof. Hermanto Siregar Menilai Demokrasi Yang Baik Menjadi Salah Satu Fondasi Penting Bagi Pertumbuhan Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pilarnkri.com

 

Example 300x600

Jakarta — Rektor Perbanas Institute sekaligus Guru Besar Ilmu Ekonomi IPB University, Prof. Dr. Ir. Hermanto Siregar, M.Ec., menegaskan bahwa kondisi perekonomian memiliki hubungan yang sangat erat dengan kualitas demokrasi dan kesejahteraan masyarakat, Selasa (1/9/2026).

Hal tersebut disampaikan Prof. Hermanto Siregar saat diwawancarai awak media. Menurutnya, ketika perekonomian tumbuh dengan baik dan kesejahteraan masyarakat meningkat, masyarakat akan memiliki ruang yang lebih besar untuk berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi.

“Relasinya erat sekali. Kalau ekonomi kita bagus, perkembangan ekonomi bagus, masyarakat kesejahteraan ekonominya bagus, maka demokrasi itu otomatis berjalan,” ujar Prof. Hermanto.

Ia menjelaskan, demokrasi yang sehat tidak hanya berkaitan dengan proses politik, tetapi juga menyangkut tata kelola pemerintahan yang baik, penegakan hukum yang adil, serta kebijakan yang transparan.

Sebaliknya, menurutnya, demokrasi yang baik juga menjadi salah satu fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi. Tata kelola yang baik, minimnya korupsi, kepastian hukum, serta kebijakan yang transparan akan menciptakan iklim ekonomi dan investasi yang lebih sehat.

“Kalau demokrasi bagus, artinya tidak ada korupsi, tata kelolanya baik, semua transparan. Itu akan mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi lagi,” jelasnya.

*Korupsi dan Tata Kelola Jangan Ditunda*

Prof. Hermanto juga menyoroti persoalan korupsi dan tata kelola pemerintahan yang dinilai masih menjadi tantangan dalam pembangunan nasional. Ia menilai, perbaikan tata kelola tidak boleh terus ditunda dengan berbagai alasan.

Menurutnya, pemerintah perlu melakukan kajian secara mendalam agar setiap kebijakan dapat diterapkan secara efektif, bukan menjadikan proses kajian sebagai alasan untuk memperlambat implementasi.

“Secara teori dan konsep kita sudah tahu bahwa itu perlu. Rakyat pada umumnya sudah bisa menerima. Jadi seyogianya pemerintah langsung menjalankan itu secara efektif,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan pemerintah dalam menjalankan program secara efektif akan berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan dan dukungan masyarakat.

Namun, apabila pelaksanaan program terus ditunda, kepercayaan publik terhadap pemerintah berpotensi menurun.

“Kalau ditunda lagi dengan berbagai macam alasan, nanti rakyat pun kehilangan kepercayaan kepada pemerintah,” tegasnya.

*SDM dan Keterampilan Jadi Kunci Generasi Muda*

Memasuki sisa masa pemerintahan saat ini, Prof. Hermanto menilai pemerintah perlu memperkuat sejumlah sektor strategis untuk memastikan pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi generasi muda.

Menurutnya, salah satu prioritas utama adalah pengembangan sumber daya manusia (SDM), terutama pendidikan dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Ia mendorong agar generasi muda dibekali keterampilan yang relevan dengan perkembangan teknologi, termasuk kemampuan di bidang digital dan pemanfaatan teknologi modern.

“Yang paling penting itu pengembangan SDM, utamanya keterampilan dan pendidikan. Sekarang keterampilan apa yang dibutuhkan? Pemanfaatan teknologi, apa pun yang terkait dengan digital, itu yang harus diberikan kepada generasi muda,” ungkapnya.

Menurut Prof. Hermanto, peningkatan keterampilan tersebut penting agar lulusan sekolah maupun perguruan tinggi memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri sehingga peluang mendapatkan pekerjaan semakin besar.

*Birokrasi Harus Lebih Efektif, Investasi Perlu Didorong*

Selain SDM, ia menilai reformasi birokrasi menjadi agenda penting yang harus diperkuat. Birokrasi harus mampu bekerja secara efektif dan memberikan pelayanan yang cepat serta memberikan kepastian bagi masyarakat maupun dunia usaha.

Di sisi lain, investasi juga menjadi faktor penting dalam menciptakan lapangan kerja. Menurutnya, pemerintah tidak dapat bergerak sendiri karena keterbatasan fiskal membuat kolaborasi dengan sektor swasta menjadi sangat penting.

“Pemerintah harus berkolaborasi sangat tinggi dengan swasta, baik dalam maupun luar negeri. Swasta itulah yang membawa modal, membuat pabrik, membuat kebun dan sebagainya,” jelasnya.

Kolaborasi tersebut dinilai dapat memperluas kegiatan ekonomi sekaligus menyerap tenaga kerja.

Prof. Hermanto mengingatkan bahwa setiap tahun terdapat jutaan anak muda yang memasuki dunia kerja. Karena itu, penciptaan lapangan kerja harus menjadi perhatian serius pemerintah.

“Setiap tahun kita itu ada sekitar empat juta orang yang lulus sekolah dan lulus kuliah. Kalau lapangan kerjanya tidak ada, mereka akan menganggur. Itu yang harus dipikirkan,” pungkasnya.

Ia berharap pemerintah dapat memanfaatkan waktu yang ada untuk memperbaiki tata kelola, meningkatkan kualitas SDM, memperkuat iklim investasi, serta memperluas kolaborasi dengan sektor swasta.

Menurutnya, kombinasi antara ekonomi yang kuat, demokrasi yang sehat, tata kelola pemerintahan yang baik, pemberantasan korupsi, dan pembangunan yang inklusif merupakan fondasi penting menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *