Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
FeaturedNasional

ICMI Adakan Summit Jurnal Ulumul Qur’an Bertema “Membangun Peradaban Masyarakat Madani” Di Jakarta

178
×

ICMI Adakan Summit Jurnal Ulumul Qur’an Bertema “Membangun Peradaban Masyarakat Madani” Di Jakarta

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pilarnkri.com

 

Example 300x600

Jakarta,- Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar, Indonesia memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan keberagamaan yang moderat, sejahtera, dan berkemajuan. Keberagaman agama dan budaya yang kaya di Indonesia menuntut pendekatan yang inklusif dan progresif dalam mengelola nilai-nilai keagamaan. Dalam konteks ini, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) memegang peranan penting sebagai agen yang mempromosikan pemahaman agama yang moderat dan toleran.

Hal ini menjadi dasar penting dalam memandang peran Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dalam membangun peradaban Islam yang berkualitas di Indonesia. Dalam konteks ini, ICMI hadir sebagai platform yang menghubungkan para cendekiawan Muslim untuk berkolaborasi dalam merumuskan strategi dan kebijakan yang berlandaskan pada nilai- nilai Islam yang moderat dan progresif.

Perjalanan panjang membangun Indonesia memerlukan pengelolaan nilai-nilai agama sebagai landasan bagi semangat kebangsaan yang kuat. ICMI, sebagai organisasi yang menghimpun intelektual muslim, memiliki tanggung jawab besar dalam mengartikulasikan peran agama dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan demikian, ICMI tidak hanya berperan dalam mengembangkan pemikiran keislaman yang inklusif, tetapi juga mempromosikan perannya menuju Indonesia Emas 2045.

Tantangan besar seperti bonus demografi dan disrupsi teknologi menambah kompleksitas dalam mencapai visi pembangunan jangka panjang. Solidaritas antara masyarakat dan pemerintah diperlukan untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut, termasuk dalam memaksimalkan pembangunan bidang agama. Dalam hal ini, ICMI memiliki peran krusial dalam memfasilitasi dialog dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga keagamaan untuk mencapai tujuan bersama dalam pembangunan berkelanjutan. keberagamaan yang

Melalui keterlibatan aktifnya, ICMI turut berkontribusi dalam memperkuat tata kelola kehidupan berbangsa dan bernegara. ICMI bukan hanya menjadi wadah bagi para cendekiawan Muslim Indonesia untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam mendorong inovasi dan reformasi di berbagai sektor kehidupan masyarakat. Dengan demikian, peran ICMI tidak hanya terbatas pada dimensi keagamaan semata, tetapi juga mencakup aspek-aspek lain dari pembangunan nasional.

Dalam rangka mencapai visi pembangunan yang lebih luas, ICMI juga berperan dalam menggalang kerjasama lintas sektoral. Kolaborasi antara ICMI dengan lembaga-lembaga pendidikan, pemerintah, industri, dan masyarakat sipil menjadi kunci untuk merumuskan dan mengimplementasikan kebijakan yang holistik dan berkelanjutan. Dengan demikian, ICMI tidak hanya menjadi perpanjangan tangan para cendekiawan Muslim, tetapi juga menjadi poros utama dalam membangun peradaban Islam am yang inklusif, progresif, dan berdaya saing di Indonesia.

Kami menyambut baik terlaksananya Summit Jurnal Ulumul Qur’an. Ini adalah momentum bersama menghadirkan semangat dan kerja sama yang kokoh antar para pihak. Dengan dukungan SDM yang mumpuni, kami berharap rencana pembangunan Nasional bidang agama segera dapat diimplementasikan dalam program kerja Kementerian Agama.

Kepada sejumlah media, Ketua Penyelenggara program Ramadhan 1445 H, Asli Chan Burhan menguraikan prihal rangkaian kegiatan ICMI dalam ramadhan tahun ini.

Menurut Asli, ICMI menggelar sejumlah kegiatan, yang terdiri dari 16 kegiatan mulai dari kajian ulil albab, silaturrahmi tarawih keliling, seminar tentang zakat dan wakaf untuk pemberdayaan ekonomi ummat yang bekerjasama dengan Universitas Brawijaya dll.

Diadakan di Unibraw karena perguruan tinggi ini sebagai perintis berdirinya ICMI, tempat dilaksanakannya Simposium Nasional Cendekiawan Muslim, yang akhirnya ICMI dideklarasikan disitu pada tahun 1990.

“Memang kegiatan ICMI tahun ini kolaborasi dengan berbagai pihak terutama beberapa universitas,” tambah Asli Chan Burhan usai penutupan Jurnal AlQuran Summit, Jumat (29/3/2024) di wisma Mandiri Kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.

Asli Chan Burhan juga menguraikan kegiatan Ramadhan ICMI, seperti: pelatihan bedah akad- akad syariah yang telah dilaksanakan selama 3 hari kerjasama dengan PP Muhammadiyah. Ada juga pelatihan koperasi syariah.

“Pelatihan digital entrepreneur akademic kerjasama dengan Universitas YarsiCempaka Putih,” jelasnya.

Yang cukup monumental menurut Asli Chan Burhan adalah kegiatan Jurnal Ulumul Quran Summit. Di awal berdirinya ICMI sudah menerbitkan sebuah Majalah Ulumul Quran.

Menurut Asli Chan Burhan, guna kesinambungan inspirasi dan transformasi yang menjadi slogan ICMI, maka sekarang digelar Jurnal Ulumul Quran Summit selama sehari yang dihadiri oleh para cendekiawan muslim dari beberapa perguruan tinggi untuk memaparkan tulisan2 ilmiahnya dari berbagai disiplin ilmu namun dalam perspektif AlQuran.

” InsyaAllah Jurnal Ulumul Quran Summit akan kita laksanakan setiap tahun. Ini tadi Jurnal Ulumul Quran Summit yang tahun pertama. Alhamdulillah tadi juga telah dilaunching jurnal ulumul quran,” tambah Asli Chan.

Besok ( Sabtu) secara serentak akan digelar Ramadhan Leadership Camp di tiga kota ( Jaya Pura Papua, Bandung dan Semarang) yang
Tujuannya untuk pengkaderan para ICMI muda.

Program program ICMI di bulan Ramadhan tahun ini sebenarnya cukup banyak diantaranya: memberikan santunan buka puasa kepada masyarakat ( ifthar) selama bulan puasa ramadhan setiap hari.

“Intinya kegiatan2 tersebut sesuai dengan slogan ICMI: “Inspiratif dan Transformatif”, pungkas Chan Burhan.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *