Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
APOLEKSOSBUDEkonomi

Jamila Kusuma Garisbawahi Signifikansi Peran Perempuan Dalam Lanskap Domestik Maupun Dunia Usaha

1780
×

Jamila Kusuma Garisbawahi Signifikansi Peran Perempuan Dalam Lanskap Domestik Maupun Dunia Usaha

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pilarnkri.com

 

Example 300x600

Jakarta,- Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) DKI Jakarta resmi melantik jajaran Pengurus Organisasi Wilayah (Orwil) periode 2026–2031 di Jakarta pada Rabu (15/7/2026). Mengusung tema “Saudagar Muslim Kuat Ekonomi, Bermanfaat untuk Negeri”, agenda ini menjadi momentum krusial untuk mempererat sinergi antaranggota sekalian menggalang kolaborasi strategis dengan Istiqlal Global Fund (IGF). Langkah konkret tersebut diambil demi mempercepat pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus memperkokoh struktur ekonomi umat di tingkat regional.

Momentum seremonial ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Majelis Pengurus Pusat (MPP) ISMI, Dr.-Ing. H. Ilham Akbar Habibie, MBA. Hadir pula jajaran tokoh nasional, pelaku usaha, serta mitra strategis yang memiliki visi seragam dalam membangun ekosistem kewirausahaan Muslim yang kompetitif di Indonesia. Kehadiran para tokoh ini mempertegas urgensi transformasi gerakan ekonomi berbasis syariah di ibu kota.

Strategi Baru Pemberdayaan UMKM dan Kolaborasi Istiqlal Global Fund

Kepengurusan baru di bawah nakhoda Ketua Orwil ISMI DKI Jakarta, Rhesa Yogaswara, S.Si., M.M., M.F., diharapkan mampu membawa perubahan signifikan bagi organisasi. Melalui perluasan jaringan kerja sama dengan berbagai pihak eksternal, termasuk sektor keuangan sosial Islam, lembaga ini optimistis mampu membuka akses pasar dan pembiayaan yang lebih inklusif bagi pelaku usaha kecil.

Fokus utama organisasi pada periode ini tertuju pada penguatan kompetensi digital serta ketahanan bisnis UMKM binaan. Sinergi dengan IGF diproyeksikan menjadi katalis penggerak modal produktif yang dapat langsung diserap oleh para pelaku usaha lokal.

Peran Perempuan dan Fondasi Ketakwaan dalam Wirausaha

Di sisi lain, Bendahara ISMI, Jamila Kusuma, menggarisbawahi signifikansi peran perempuan dalam lanskap domestik maupun dunia usaha. Perempuan dinilai memegang posisi strategis dalam menyokong kelahiran generasi wirausaha baru yang berintegritas tinggi.

“Perempuan tidak hanya berperan sebagai ibu dan istri, tetapi juga menjadi pendamping yang memberikan dukungan moral maupun semangat bagi suami dalam membangun usaha dan berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Jamila Kusuma, Bendahara ISMI, kepada awak media di Jakarta.

Lebih lanjut, ia juga memotivasi generasi muda yang terafiliasi di dalam wadah ISMI agar senantiasa mengedepankan kemandirian serta menjadikan nilai ketakwaan sebagai pilar utama bisnis. Upaya ini diyakini mampu melahirkan saudagar yang bermartabat demi kemajuan pembangunan ekonomi nasional.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *