Pilarnkri.com
Mengangkat atmosfer mistis malam Satu Suro, film horor terbaru PIM Pictures menghadirkan perpaduan horor, misteri dan drama emosional yang membawa penonton menelusuri rahasia kelam dari masa lalu.
Jakarta, 14 Juli 2026 Tradisi yang dipercaya sakral, rahasia yang terkubur selama puluhan tahun dan teror yang tak bisa dihindari menjadi bagian dari Film Sajen Satu Suro, film horor terbaru produksi PIM Pictures bekerjasama dengan D’Ayu Pictures, South East Pictures, Layar Production, dan Dynamic Pictures. Disutradarai oleh Gatot Subroto, film ini akan membawa penonton menyelami atmosfer mencekam yang berakar pada budaya Jawa. Akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 30 Juli 2026.
Berawal dari niat untuk mengembalikan sebuah keris ke kampung halaman ayah Tania, perjalanan tersebut justru membawa Tania (Aisyah Aqila), Jeff (Cinta Brian), Laura (Frisly Herlind), dan Robby (Munggaran) pada serangkaian kejanggalan yang perlahan membuka rahasia lama. Semakin jauh mereka mencari jawaban, semakin besar pula ancaman yang menanti.
Mengambil latar tradisi malam Satu Suro yang begitu lekat dengan budaya Jawa, film ini membangun teror bukan hanya melalui kemunculan sosok-sosok menyeramkan, tetapi juga lewat misteri yang perlahan mengungkap luka, rahasia dan konsekuensi dari masa lalu. Ketegangan yang hadir terus berkembang seiring para karakter berusaha mencari jawaban atas berbagai kejanggalan yang mereka alami.
Di balik nuansa horornya, Film Sajen Satu Suro juga menawarkan drama keluarga yang emosional. Setiap karakter membawa beban, konflik dan rahasianya masing-masing sehingga membuat perjalanan mereka terasa dekat dengan kehidupan nyata. Perpaduan horor, misteri dan emosi tersebut diperkuat melalui pendekatan visual sinematik yang menghadirkan atmosfer mencekam dari awal hingga akhir.
Film ini dibintangi oleh Aisyah Aqila, Cinta Brian, Frisly Herlind, Munggaran, Bramasta, Clift Sangra, Yurike Prastika, Harris Syaus, dan Assila Corina, yang bersama-sama menghadirkan kisah penuh ketegangan dan misteri.
Bagi PIM Pictures, Film Sajen Satu Suro menjadi langkah untuk menghadirkan film horor Indonesia yang tidak hanya mengandalkan teror, tetapi juga memiliki karakter kuat dan cerita yang berlapis. Setelah Kutukan 9 Setan dan Perjamuan Iblis, film ini menjadi karya horor ketiga yang memperkuat identitas PIM Pictures dalam mengeksplorasi horor lokal dengan pendekatan sinematik yang berbeda.
“Melalui Sajen Satu Suro, kami ingin menghadirkan kombinasi horor, misteri dan drama emosional yang intens dengan pendekatan sinematik yang kuat. Setelah Kutukan 9 Setan dan Perjamuan Iblis, film ini merupakan film ketiga sekaligus menjadi bagian dari konsistensi PIM Pictures dalam menghadirkan film horor Indonesia dengan karakter dan atmosfer yang kuat,” ujar Agustinus Sitorus, Produser film sekaligus CEO PIM Pictures.
Ia juga menambahkan, “Ke depannya, kehadiran Sang Penggali Kubur sebagai film horor keempat PIM Pictures menjadi bentuk komitmen kami untuk terus mengembangkan horor Indonesia,”
Dengan perpaduan budaya, misteri dan drama yang menyentuh, Film Sajen Satu Suro menawarkan pengalaman horor yang bukan hanya membuat penonton tegang, tetapi juga mengajak mereka menyelami rahasia yang telah terkubur selama puluhan tahun. Saksikan Sajen Satu Suro di seluruh bioskop Indonesia mulai 30 Juli 2026, dan bersiaplah menghadapi teror yang mungkin tak seharusnya dibangkitkan kembali.
Sinopsis
Tania (Aisyah Aqila) didampingi Jeff (Cinta Brian), Laura (Frisly), dan Robby (Munggaran) pergi ke kampung halaman Ayahnya Tania (Bramasta), ke desa Maduabang untuk mengembalikan sebuah keris yang dipercaya sebagai penyebab memperburuk kesehatan ibunya.
Setibanya mereka di kampung itu, hal-hal aneh bermunculan seolah menolak kedatangan mereka. Seiring pencarian pemilik asli keris tersebut, tabir misteri mulai terungkap apa yang terjadi di satu suro 30 tahun silam.















