Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
APOLEKSOSBUDPolitik

Jajaran Pengurus DPP FORKABI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik Di Gedung Balaikota DKI Jakarta

1793
×

Jajaran Pengurus DPP FORKABI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik Di Gedung Balaikota DKI Jakarta

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pilarnkri.com

 

Example 300x600

Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Komunikasi Anak Betawi (FORKABI) resmi melantik jajaran pengurus periode 2026–2031 dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (24/7/2026). Pada momentum tersebut, H. Abdul Ghoni kembali dipercaya memimpin FORKABI sebagai Ketua Umum DPP untuk lima tahun ke depan.

Kepercayaan yang kembali diberikan kepada Abdul Ghoni menjadi amanah besar untuk terus memperkuat eksistensi FORKABI sebagai organisasi masyarakat Betawi yang berkomitmen melestarikan budaya sekaligus berkontribusi dalam pembangunan Jakarta dan wilayah penyangga.

Usai pelantikan, Abdul Ghoni menegaskan bahwa langkah pertama yang akan dilakukan adalah konsolidasi organisasi secara menyeluruh, mulai dari tingkat DPP, DPD, DPC hingga ranting. Menurutnya, organisasi yang kuat harus memiliki struktur yang solid, tertib administrasi, dan memiliki legalitas yang jelas.

“Konsolidasi menjadi prioritas utama. Mulai dari tingkat pusat, daerah, cabang hingga ranting wajib tertata dengan baik dan terdaftar secara resmi. Organisasi harus berjalan sesuai aturan hukum, karena tata kelola yang baik merupakan fondasi utama dalam membangun FORKABI,” tegasnya.

Selain memperkuat organisasi, Abdul Ghoni juga menempatkan pelestarian budaya Betawi sebagai agenda strategis kepengurusan baru. Salah satu program yang disiapkan adalah penyelenggaraan Festival Budaya Betawi di lima wilayah Jakarta hingga kawasan penyangga seperti Bekasi, Bogor, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Depok. Program tersebut akan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing kepengurusan daerah.

Menurutnya, budaya Betawi harus terus diperkenalkan kepada masyarakat luas sebagai identitas Jakarta yang wajib dijaga bersama.

Abdul Ghoni juga mengajak seluruh kader dan pihak yang pernah menjadi bagian dari FORKABI untuk kembali bersatu demi membangun organisasi yang lebih kuat. Ia menegaskan bahwa FORKABI tidak dapat dibangun oleh segelintir orang, melainkan membutuhkan kebersamaan dan komunikasi yang baik di antara seluruh elemen organisasi.

“Kita harus kembali mempererat komunikasi dan membangun FORKABI bersama-sama. Siapa pun yang masih mencintai FORKABI dan budaya Betawi, pintu organisasi selalu terbuka. Mari kita bersatu untuk memajukan organisasi dan masyarakat Betawi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Ghoni juga menyampaikan pesan yang disampaikan Gubernur DKI Jakarta mengenai pentingnya semangat kebersamaan dalam membangun ibu kota. Menurutnya, pembangunan Jakarta tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah, tetapi harus melibatkan seluruh unsur masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh pendidikan, hingga berbagai komunitas.

Ia berharap FORKABI dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Betawi sekaligus menjaga persatuan di tengah keberagaman Jakarta.

Kepada seluruh pengurus yang baru dilantik, Abdul Ghoni berpesan agar senantiasa menjaga soliditas organisasi serta memiliki kepekaan terhadap berbagai persoalan masyarakat.

“Kita harus solid dan peka terhadap jeritan masyarakat. FORKABI harus hadir sebagai wadah perjuangan masyarakat. Banyak kader kita yang berada di berbagai profesi, termasuk di dunia politik. Semua itu harus dimanfaatkan untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat secara konstitusional,” katanya.

FORKABI merupakan organisasi masyarakat yang didirikan untuk meningkatkan harkat, martabat, dan rasa percaya diri masyarakat Betawi agar mampu menjadi tuan rumah sekaligus pelaku utama pembangunan di daerahnya sendiri. Organisasi ini juga memiliki visi menghimpun potensi sumber daya manusia Betawi agar semakin mandiri, berdaya saing, serta tetap menjaga nilai-nilai budaya yang menjadi identitas Jakarta.

Selain aktif melestarikan budaya Betawi, FORKABI selama ini juga berperan dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, menjaga keamanan lingkungan, serta menjalin sinergi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah. Jaringan organisasi ini telah berkembang luas di wilayah Jabodetabek dan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *